ustadz muhammad Rijal lc
1⃣.
Ta'thil
Sebagai contoh Allah subhana Wata'ala berfirman mengenai khabar dari Allah bahwa Allah memiliki wajah " Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan"(Ar Rahman : 27). Ayat ini menunjukkan bahwa Allah memiliki wajah namun kita tidak boleh menggambarkan wajah Allah seperti apa dan mencukupkan diri hanya mengimaninya saja.
Sebagai contoh Allah subhana Wata'ala berfirman mengenai khabar dari Allah bahwa Allah memiliki wajah " Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan"(Ar Rahman : 27). Ayat ini menunjukkan bahwa Allah memiliki wajah namun kita tidak boleh menggambarkan wajah Allah seperti apa dan mencukupkan diri hanya mengimaninya saja.
“Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian, sebagaimana kalian melihat bulan pada malam bulan purnama, kalian tidak terhalang (tidak berdesak-desakan) ketika melihat-Nya.. (HR. Bukhori, no : 554).
2⃣.tamtsil
Yakni menetapkan sifat Allah tetapi menyamakan sifat tersebut dengan makhluk. maka ini juga pemahaman yang keliru.
Yakni menetapkan sifat Allah tetapi menyamakan sifat tersebut dengan makhluk. maka ini juga pemahaman yang keliru.
✏Allah
memiliki nama sifat yang sama dengan makhluknya namun hakikatnya berbeda.
Seperti contohnya manusia memiliki hidung sebagaimana gajah memiliki hidung.
Sifatnya sama antara manusia dan gajah memiliki hidung namun hakikatnya berbeda
Antara hidung manusia dengan hidung gajah.
📛Dan
dua penyakit di atas (ta'thil dan tamtsil) adalah penyakit yang banyak di
kalangan ahlul bid'ah yang menyelisihi Al Qur'an dan Sunnah, sehingga
seolah-olah Al Quran mereka jadikan hanya sebatas simbol-simbol yang tidak
memiliki makna. Waliyyaudzubillah.
💯Jika
sebab diantara perkara yang menyebabkan bertambah iman adalah dengan mengenal
Allah maka berhati-hatilah di dalam memahami nama dan sifat-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar