Iman kepada Allah
ustadz Saiful Bahri Hafizhahullah
iman kepada Allah ini mencakup 4 hal yang mana dengannya kita mudah menerima rukun yang lainnya , dan 4 hal tersebut adalah :
1. beriman adanya Allah
2. beriman dengan keyakinan Rububiyyah Allah
3. beriman dengan Uluhiyyah Allah
4. mengimani Asma wa sifat Allah
🌔penjelasan
1.beriman adanya Allah
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda " “Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah, maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Majusi, atau Nasrani.”
🌷faedah dari hadits ini adalah :
1. setiap anak dilahirkan dari orang tua yang muslim tidak perlu mengucapakan syahadat kembali karna ia telah muslim sejak lahir
2. setiap anak yang lahir belum mengetahui apapun maka pendidikan orang tuanyalah yang menjadikan ia seorang yahudi,nashrani, atau majusi.
3. di dalam hadits ini hanya disebutkan yahudi , nashrani dan majusi dan tidak disebutkan islam, karena pada dasarnya fitrah anak yang terlahir beragama islam.
4. anak yang mati di atas islam (belum baligh), jika orang tuanya muslim maka jenazahnya diurusi dengan pengurusan sesuai syari'at islam, dan ia akan masuk surga. adapun anak yang mati yang dilahirkan dari orang tua kafir (belum baligh), maka jenazahnya tidak diurus dengan pengurusan syari'at islam.
✅perbedaan muslimin dan kafirin
1. terletak pada keyakinan adanya Allah (Al Qur'an Surat Al kafirun 1-6).
2. agama selain islam adalah kafir
3. mereka (kafirin), dikatakan kafir karena mereka meyakini adanya Rabb selain Allah.
🌷 kenapa sesembahan kita dinamakan Allah ?
Nama yang lain (asmaul Husna) mengikuti nama Allah, (Allah adalah nama yang lebih besar dari yang lainnya).
⛔
kita tidak menggunakan nama diluar nama yang di syari'atkan karena
ditakutkan menyerupainya, contoh : gusti, pangeran, dan yang lainnya
karena nama tersebut disematkan kepada orang yang dianggap memiliki
kedudukan dan jika menggunakan ditakutkan menyerupai makhluk.
🌷darimana kita mengetahui nama Allah ?
syaikh utsaimin mengatakan secara dalil syar'i nama sesembahan kita adalah Allah , bahkan seluruh dakwah nabi dan Rasul menyeru dengan nama Allah (dari Adam sampai nabi terakhir).
⛔jika
seseorang meyakini tetapi ia tidak mau menyebut sesembahannya dengan
lafadz Allah maka ia bukan muslim, karena menentang semua dakwah yang
dibawa para anbiya.
2. meyakini Rububiyah Allah
Allah subhana wata'ala berfirman : " Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam" (Al fatihah : 1)
⛔tidak hanya sekedar pengakuan namun harus dibuktikan dengan hanya beribadah menyembah kepada Allah saja.
🍀
Bahakan dahulu kaum musyrikin meyakini Allah sebagai pencipta ,tetapi
mereka tetap menuhankan Tuhan selain Allah , maka Rububiyah saja tidak
cukup namun harus diiringi dengan Uluhiyyah.
wallahua'lam bisshiwab.
ustadz Saiful Bahri Hafizhahullah
iman kepada Allah ini mencakup 4 hal yang mana dengannya kita mudah menerima rukun yang lainnya , dan 4 hal tersebut adalah :
1. beriman adanya Allah
2. beriman dengan keyakinan Rububiyyah Allah
3. beriman dengan Uluhiyyah Allah
4. mengimani Asma wa sifat Allah
🌔penjelasan
1.beriman adanya Allah
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda " “Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah, maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Majusi, atau Nasrani.”
1. setiap anak dilahirkan dari orang tua yang muslim tidak perlu mengucapakan syahadat kembali karna ia telah muslim sejak lahir
2. setiap anak yang lahir belum mengetahui apapun maka pendidikan orang tuanyalah yang menjadikan ia seorang yahudi,nashrani, atau majusi.
3. di dalam hadits ini hanya disebutkan yahudi , nashrani dan majusi dan tidak disebutkan islam, karena pada dasarnya fitrah anak yang terlahir beragama islam.
4. anak yang mati di atas islam (belum baligh), jika orang tuanya muslim maka jenazahnya diurusi dengan pengurusan sesuai syari'at islam, dan ia akan masuk surga. adapun anak yang mati yang dilahirkan dari orang tua kafir (belum baligh), maka jenazahnya tidak diurus dengan pengurusan syari'at islam.
✅perbedaan muslimin dan kafirin
1. terletak pada keyakinan adanya Allah (Al Qur'an Surat Al kafirun 1-6).
2. agama selain islam adalah kafir
3. mereka (kafirin), dikatakan kafir karena mereka meyakini adanya Rabb selain Allah.
Nama yang lain (asmaul Husna) mengikuti nama Allah, (Allah adalah nama yang lebih besar dari yang lainnya).
syaikh utsaimin mengatakan secara dalil syar'i nama sesembahan kita adalah Allah , bahkan seluruh dakwah nabi dan Rasul menyeru dengan nama Allah (dari Adam sampai nabi terakhir).
2. meyakini Rububiyah Allah
Allah subhana wata'ala berfirman : " Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam" (Al fatihah : 1)
wallahua'lam bisshiwab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar